Sulit mengenalmu wahai nafsu. Dalam kegelapan kau masih terus berjalan. Mundurlah, mari bersama kami, berjalan bersama menuju cahaya Ilahi. Janganlah lagi engkau liar seperti dahulu. Kini, saya telah berdamai dengan jiwaku, kurangkul engkau dalam hangatnya nafsul mutmainnah.Wahai Nafsul Mutmainnah, engkaulah yang ingin kumiliki namun sulit kumengenalmu. Namamu ingin kulukis indah di hatiku sebelum ajal menjemputku, engkaulah yang akan dipanggil oleh Allah SWT,
"Hai nafsu yang tenang! kembalilah kepada Tuhanmu dengan gembira dan menggembirakan" (Q.S. Al-Fajr: 27-28)
Sungguh indah dalam suasana itu. Tak ada lagi yang perlu dicari karena nafsu kita sudah tenang, dan siap menuju ke hadirat Allah SWT bak cahaya yang melintasi pelupuk mata kecepatannya.
Comments
Post a Comment
Terima kasih untuk masukannya di blok kami.
Assalam-Ashufi